Sulut-Pemrintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dirangkaikan dengan hari batik nasional, kantor gubernur Sulut, Senin (02/10/2023).
Upacara tersebut di pimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Seteve Kepel, mewakili Gubernur Sulut yang di hadiri seluruh ASN di jajaran pemerintah Provinsi Sulut.
Dalam arahannya Sekprov Kepel menyampaikan terkait nilai-nilai luhur yang perlu dipertahankan, batik sebagai nilai luhur dan budaya Indonesia. Pancasila menjadi pemandu bangsa indonesia.
“Pancasila juga menjadi ideologi dan dasar negara, menjadi sumber dari segala sumber hukum, yang secara konstitusional mengatur negara Indonesia” kata Kepel.
- Joune Ganda Jadikan Disiplin Polisi Cilik sebagai Cermin Kinerja ASN pada Parade HUT RI ke-81
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
Lanjut Sekprov Kepel bahwasanya dalam Pancasila terkandung unsur-unsur rakyat,wilayah termasuk di dalamnya pemerintahan negara serta pemerintahan daerah.
“Pancasila yang di gagas oleh pendiri bangsa dan anugerah yang tiada tara dari Tuhan yang mahakuasa buat bangsa Indonesia, walaupun kita sebagai bangsa Indonesia belum secara sempurna merealisasikan nilai-nilai Pancasila,” ujar Steve kepel.
Lanjut Sekprov, Pancasila sebagai keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan, karena dari situ dpat dirajut bingkai kebangsaan.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini kita mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk lebih memahami, mentransformasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam segenap lini kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Sekprov Steve Kepel, mengutip sambutan tertulis Gubernur Olly Dondokambey. (*/J.Mo)






