MANADO – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sonya-Syarif punya solusi jitu atasi ‘kegalauan’ Pencari Kerja (Pencaker).
Buktinya, Paslon Sonya-Syarif yang mengusung jargon ‘Beking Sampe Jadi’ di Pilwako 9 Desember 2020 nanti sudah punya program khusus terhadap 6000an Pencaker di kota Manado.
“Metode rekruitmen Pencaker sudah kita miliki sehingga masuk dalam program Sonya-Syarif jika dipercayakan rakyat Kota Manado pada pemilihan 9 Desember.
Program ini menjadi prioritas utama selain sektor pendidikan dan kesehatan yang juga masuk dalam visi misi kami,” ujar Cawali Ir Sonya Selviana Kembuan.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Senada Calon Wawali Syaraifudin Saafa ST, menambahkan kisi-kisi yang bisa disampaikan terkait solusi Pencaker di kota Manado adalah dengan membuka lapangan pekerjaan di sektor jasa.
“Seingat saya berdasarkan data job fair ada 6000an Pancaker produktif yang terdata di kota Manado pada tahun 2019.
Untuk menyerap Pencaker ini antara lain yang akan Sonya-Syarif lakukan jika memimpin Manado akan diatur agar setiap merk yang memiliki dealer resmi di sektor automotif untuk membuka bengkel-bengkel resminya misalnya hingga di setiap kecamatan.
Bengkel-bengkel itu harus menyerap tenaga kerja di wilayah tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintah atau lembaga keterampilan yang menaungi pencaker di tempat itu,” beber Syarif, yang juga mantan legislator Manado tiga periode.
Ia menambahkan, bahwa program membuka lapangan pekerjaan bagi Pencaker ini memamg menjadi prioritas Sonya-Syarif apalagi Manado dikenal sebagai kota jasa.
Seyogyanya, dengan brand kota jasa ini maka leader kota Manado sejatinya mengoptimalkan dengan cara memberi kesempatan terhadap warga yang memiliki potensi untuk berkembang.
“Para wirausahawan muda baik yang sudah dan yang sedang akan bertumbuh di sektor UMKM dan UKM ataupun home industri baik barang dan makanan harus di support dan diperhatikan pemerintah.
Paling tidak kehadiran pemerintah minimal memberikan stimulus modal wirausahawan muda hingga pada kesempatan membuka pasar agar supaya denyut nadi dan putaran roda ekonomi berjalan dan bergerak cepat dari bawah keatas,” pungkas Saafa, seraya mengingatkan warga kota agar program mereka bisa terealisasi untuk memilih Paslon Nomor urut 2 Sonya-Syarif saat pemilihan 9 Desember 2020.(*)







