Tomohon-Berakhirnya kemeriahan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 tidak hanya menyisakan cerita tentang parade bunga dan berbagai kegiatan festival. Ada aksi sederhana yang justru menarik perhatian: sejumlah Sahabat Osco secara sukarela menurunkan baliho Osco Olfriady Letunggamu dan membersihkan area di sekitar lokasi pemasangan.
Aksi tersebut dilakukan Senin (10/8/2026), setelah rangkaian kegiatan TIFF 2026 berlangsung. Baliho yang sebelumnya terpasang selama kegiatan diturunkan sendiri oleh tim dan para sahabat yang ikut memasangnya.
Tidak berhenti pada penurunan baliho, mereka juga membersihkan area sekitar hingga merapikan rumput di lokasi tersebut. Langkah itu dilakukan agar lingkungan kembali bersih dan tertata setelah kegiatan berakhir.
Bagi Sahabat Osco, apa yang dilakukan bukan sekadar persoalan menurunkan baliho. Aksi tersebut menjadi bentuk persahabatan, persaudaraan sekaligus ungkapan terima kasih kepada Osco Olfriady Letunggamu yang telah ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap TIFF 2026.
Pemandangan tersebut menjadi menarik karena penertiban baliho setelah masa penggunaannya berakhir selama ini lebih sering dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Namun kali ini, pihak yang memasang baliho menunjukkan kesadaran untuk mengambil kembali tanggung jawab tersebut dengan menurunkan dan membersihkan sendiri lokasi pemasangan.
Pesan Sederhana tentang Tanggung Jawab
Aksi para Sahabat Osco membawa pesan sederhana bahwa dukungan terhadap seseorang ataupun sebuah kegiatan tidak berhenti ketika acara selesai.
Ada tanggung jawab yang harus dituntaskan.
Memasang baliho untuk memberikan dukungan tentu merupakan bagian dari sebuah aktivitas. Tetapi ketika kegiatan berakhir, kesediaan untuk menurunkannya kembali dan membersihkan lingkungan menjadi bentuk kepedulian yang tidak kalah penting.
“Ini sederhana, tapi kami ingin menunjukkan bahwa kalau kita memasang, kita juga harus bertanggung jawab untuk menurunkannya kembali dan membersihkan tempatnya,” ujar salah seorang Sahabat Osco.
Menurut mereka, kebiasaan seperti ini penting untuk terus dibangun dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan yang melibatkan pemasangan baliho, spanduk maupun atribut promosi lainnya.
Osco Dinilai Tetap Dekat dengan Masyarakat
Sementara itu, kedekatan Osco dengan masyarakat juga terlihat pada Minggu (9/8/2026) siang, ketika dirinya bercengkerama bersama sejumlah awak media Tomohon.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai tanpa sekat formal. Percakapan diwarnai canda dan tawa, sembari membahas berbagai hal seputar kegiatan dan perkembangan daerah.
Osco bahkan terlihat menunggu rekan-rekan media menyelesaikan makan sebelum melanjutkan perbincangan dan menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan.
Sikap terbuka, humoris dan komunikatif tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi sejumlah awak media yang hadir.
Di tengah berbagai aktivitasnya di tingkat nasional maupun internasional, Osco dinilai tetap mampu membangun komunikasi yang sederhana dan tanpa jarak ketika berada di tengah masyarakat Sulawesi Utara.
Berharap Berkontribusi untuk Sulawesi Utara
Bagi Sahabat Osco, kebersamaan yang terbangun selama TIFF 2026 bukan semata-mata tentang sebuah baliho ataupun kegiatan seremonial.
Ada nilai persahabatan, persaudaraan, kepedulian terhadap lingkungan dan rasa memiliki terhadap Sulawesi Utara yang ingin mereka tunjukkan.
Mereka berharap Osco dapat semakin banyak memberikan waktu, pemikiran, jejaring dan pengalaman yang dimilikinya untuk kemajuan daerah.
“Osco adalah salah satu aset Sulawesi Utara. Kami berharap sosok seperti Osco terus hadir dan memberikan kontribusi bagi daerah. Kedekatannya dengan masyarakat, pengalaman yang luas, serta kemampuannya membangun jejaring menjadi harapan bagi lahirnya kepemimpinan baru Sulawesi Utara di masa depan,” ungkap salah seorang Sahabat Osco.
Bagi mereka, kontribusi terhadap daerah tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Menurunkan baliho, membersihkan lingkungan dan memastikan lokasi kembali rapi setelah kegiatan selesai juga merupakan bentuk kepedulian terhadap daerah.
Dari tindakan sederhana itu, Sahabat Osco berharap lahir sebuah kebiasaan baru: siapa yang memasang, ikut bertanggung jawab untuk menurunkan; siapa yang menggunakan lingkungan, ikut menjaga dan membersihkannya.
Sebuah pesan sederhana dari Tomohon setelah TIFF 2026, yang diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dan berbagai komunitas di Sulawesi Utara. (*/ Bertje)






