Sulut-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung lokasi pembangunan SMA Unggulan Garuda Nusantara di Desa Koyawas, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, Rabu (19/3/2025).
Hadir juga Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, serta sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa.
Menhan Sjafrie mengatakan, SMA Garuda di Langowan merupakan satu dari empat sekolah di Indonesia yang berada di bawah naungan Kementrian Pertahanan (Kemenhan) RI.
“SMA Garuda ini sama dengan yang di Cimahi, Malang, dan Magelang. Saya lihat sekolah ini letak geografisnya lebih baik dari sekolah-sekolah tersebut,” kata Menhan Sjafrie.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Ia memastikan pembangunan SMA Garuda di Langowan akan dimulai tahun ini, dan tahun depan sudah ditargetkan beroperasi.
“Yah, tahun 2025 ini kita lakukan pembangunan, dan tahun 2026 kita targetkan sudah bisa beroperasi. Nanti saya akan datang cek lagi ke sini,” ungkapnya.
Menhan Sjafrie mengakui pemaparan terkait pembangunan SMA Garuda yang didengarnya akan disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto.
“Mari masyarakat kita support dan doakan agar SMA Garuda ini segera dibangun,” tukasnya. (***)






