Manado-Suasana berbeda terasa di halaman belakang Kantor Gubernur Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Tanpa aba-aba, inspeksi mendadak (sidak) langsung mengecek deretan kendaraan dinas milik pejabat eselon II.
Sidak Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, yang melibatkan seluruh pejabat eselon II beserta pengurus barang ini turut didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Plh Sekprov Denny Mangala, serta Kepala BKAD Clay June Dondokambey. Satu per satu kendaraan diperiksa secara detail mulai dari kondisi fisik, kelayakan operasional, kelengkapan dokumen, hingga kesesuaian penggunaannya.
Gubernur Yulius, memastikan setiap unit kendaraan benar-benar berfungsi sebagai alat kerja, bukan fasilitas yang dipakai tanpa kendali.
“Tidak boleh ada aset yang terbengkalai, apalagi disalahgunakan. Semua harus jelas, terdata, dan mendukung kinerja,” tegasnya.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Hasil sidak langsung membuka fakta di lapangan. Sejumlah kendaraan ditemukan dalam kondisi kurang optimal. Catatan evaluasi pun dibuat di tempat, menandai bahwa perbaikan tak bisa ditunda. Namun, perangkat daerah yang mampu menjaga aset dengan baik tetap mendapat apresiasi.
Kepala BKAD, Clay June Dondokambey, menegaskan bahwa sidak ini bukan hanya pemeriksaan rutin. Ini adalah bagian dari audit menyeluruh terhadap tata kelola barang milik daerah, mulai dari administrasi hingga sistem pengawasan.
Seluruh pejabat diwajibkan membawa kendaraan dinas masing-masing, sementara pengurus barang memastikan kecocokan data inventaris dengan kondisi riil. Tidak ada lagi toleransi untuk ketidaksesuaian.
Langkah tegas ini dipastikan bukan yang terakhir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan menggulirkan sidak serupa secara berkala, sebagai upaya membangun sistem pengelolaan aset yang transparan, tertib, dan akuntabel.(*JM)





