Sulut-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, melantik pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sulut.
Pelantikan tersebut di gelar Jumat (6/3/2026) bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin yang turut juga dihadiri Wakil Gubernur J. V Mailangkay,SH,MH.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan bahwa masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk terus berkarya bagi bangsa dan daerah.
Gubernur Yulius menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua PWIR Sulut Novie Mewengkang dan jajaran pengurus yang baru dilantik, sembari menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran para purnabakti di tengah masyarakat.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Menurutnya, PWRI bukan sekadar wadah berkumpulnya pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara, tetapi merupakan aset berharga karena memiliki pengalaman, kebijaksanaan, serta keteladanan yang sangat dibutuhkan bagi pembangunan Sulawesi Utara.
Lebih lanjut, Gubernur Yulius menjelaskan bahwa di tengah dinamika transformasi digital dan tantangan ekonomi saat ini, pemerintah sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran serta nasihat dari para senior yang telah melewati berbagai fase pembangunan. Ia berharap para anggota PWRI dapat terus mewariskan nilai-nilai integritas, disiplin, dan etos kerja kepada generasi muda aparatur di Bumi Nyiur Melambai.
Sebagai mitra strategis pemerintah berdasarkan AD/ART, PWRI didorong untuk semakin solid dan aktif bersinergi dengan pemerintah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Gubernur meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kontribusi nyata PWRI melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Yulius menyebut para wredatama sebagai kekuatan moral dan penjaga nilai-nilai kejujuran serta loyalitas yang menjadi penuntun bagi masa depan bangsa. Ia mengajak seluruh pengurus untuk melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (*/JM)






