Sulut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey resmi mendapatkan Hak Paten Proses dan Peralatan Pengeringan Kopra. Hak Paten ini diberikan oleh pihak Kemenkumham-RI berdasarkan UU No.13 Tahun 2016 tentang Paten.
Menurut Menkumham Yasonna Laoly yang menandatangani Surat Paten tersebut, bahwa perlindungan paten untuk intervensi tersebut diberikan untuk selama 20 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan, yakni 16 Oktober 2020.
Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi Kemenkumham atas pemberian sertifikat paten tersebut.
“Apresiasi bagi Kemenkumham atas pemberian sertifikat paten tersebut. Karena sertifikat paten ini sebagai bukti hak atas paten saya ” ujar Gubernur Olly.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Usai dipatenkan, Gubernur Olly pun berniat mengembangkan hak paten tersebut guna meningkatkan kualitas dan produksi kopra di Sulut.
“Yah, pastinya akan saya kembangkan dengan inovasi-inovasi terbaru. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.
Diketahui, paten adalah hak eksklusif bagi penemu atas penemuannya di bidang teknologi yang diberikan oleh pemerintah selama jangka waktu tertentu untuk menjalankan sendiri atau memberikan persetujuan pada pihak lain dalam menjalankan penemuannya.
Paten memberikan kemudahan bagi pemegang paten untuk mengembangkan inovasinya dengan tanpa perlu khawatir akan pelanggaran. (*/J.Mo)





