Sulut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey resmi mendapatkan Hak Paten Proses dan Peralatan Pengeringan Kopra. Hak Paten ini diberikan oleh pihak Kemenkumham-RI berdasarkan UU No.13 Tahun 2016 tentang Paten.
Menurut Menkumham Yasonna Laoly yang menandatangani Surat Paten tersebut, bahwa perlindungan paten untuk intervensi tersebut diberikan untuk selama 20 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan, yakni 16 Oktober 2020.
Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi Kemenkumham atas pemberian sertifikat paten tersebut.
“Apresiasi bagi Kemenkumham atas pemberian sertifikat paten tersebut. Karena sertifikat paten ini sebagai bukti hak atas paten saya ” ujar Gubernur Olly.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Usai dipatenkan, Gubernur Olly pun berniat mengembangkan hak paten tersebut guna meningkatkan kualitas dan produksi kopra di Sulut.
“Yah, pastinya akan saya kembangkan dengan inovasi-inovasi terbaru. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah selalu hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.
Diketahui, paten adalah hak eksklusif bagi penemu atas penemuannya di bidang teknologi yang diberikan oleh pemerintah selama jangka waktu tertentu untuk menjalankan sendiri atau memberikan persetujuan pada pihak lain dalam menjalankan penemuannya.
Paten memberikan kemudahan bagi pemegang paten untuk mengembangkan inovasinya dengan tanpa perlu khawatir akan pelanggaran. (*/J.Mo)






