SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meletakan batu pertama taman wisata budaya waruga di lokasi pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (13/8/2020).
Dalam peletakan batu pertama taman wisata budaya waruga nampak hadir Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi, Bastari, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, Hukum Tua Desa Kuwil dan Desa Kawangkoan.
Tentunya, peletakan batu pertama taman wisata budaya waruga menjadi kabar gembira bagi publik Sulut.
Pasalnya, taman wisata budaya waruga berbandrol Rp 33 miliar yang dibangun diatas lahan seluas 3,1 hektar dengan 87 makam ini bernilai konstruktif dalam rangka pemantapan pembangunan daerah di sektor kebudayaan bahkan dapat menjadi sarana penunjang pembangunan pariwisata di Sulut.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Waruga adalah kubur atau makam leluhur orang Minahasa yang terbuat dari batu dan terdiri dari dua bagian. Bagian atas berbentuk segitiga seperti bubungan rumah dan bagian bawah berbentuk kotak yang bagian tengahnya ada ruang.
Waruga berasal dari dua kata “waru” yang berarti “rumah” dan “ruga” yang berarti “badan”. Jadi secara harfiah, waruga berarti “rumah tempat badan yang akan kembali ke surga”
Menurut Olly, taman wisata budaya waruga ini adalah bagian dari upaya menjaga dan melestarikan budaya Sulut sekaligus juga sebagai langkah strategis untuk menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan yang dapat dikontribusikan bagi pembangunan dan kemajuan Sulut.
Olly juga turut meninjau pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan berbandrol Rp1,4 triliun yang letaknya masih satu lokasi dengan taman wisata budaya waruga.
Potensi Bendungan Kuwil Kawangkoan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat Sulut sehingga dijadikan sebagai salah satu proyek strategis/program pembangunan 49 bendungan baru Kementerian PUPR.
Sementara itu, Kepala Balai Sungai Wilayah Sulawesi I, Bastari menerangkan bahwa pembangunan bendungan terus dipacu dan diperkirakan selesai pada tahun 2021.
“Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 75 persen,” ujar Bastari. (*/JM)





