Sulut – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Ibadah Syukur HUT Ke-219 GMIM Eben Haezer Treman, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (1/3/2020).
Dalam ibadah yang dirangkaikan dengan peresmian pastori dan gedung serbaguna ini nampak hadir Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, jajaran Pemprov Sulut dan Pemkab Minut serta seluruh jemaat GMIM Eben Haezer.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi dukungan dan doa dari gereja atas meningkatnya kesejahteraan masyarakat Sulut.
“Kedamaian, kesejahteraan yang kita rasakan karena peran gereja di tengah-tengah masyarakat begitu besar sehingga apa yang kita harapkan hari ini berkat banyak bagi Sulut,” kata Olly.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Harga kopra sudah naik. Puji Tuhan karena doa-doa dari para pendeta, tokoh agama dan para pelsus. Harga sawit turun lalu harga naik. Belum pernah ada hal itu terjadi tapi itulah Puji Tuhan sehingga masyarakat bisa merasakan secara langsung,” sambungnya.
Orang nomor satu di Sulut ini juga menegaskan sinergitas gereja dengan Pemprov Sulut yang terjalin hingga kini menjadi salah satu kunci semakin majunya sektor perekonomian Sulut
“Kerjasama antara pemerintah dan gereja yang sudah berjalan selama ini sehingga banyak yang kita dapati, BPS bilang pertumbuhan ekonomi di Sulut diatas rata-rata nasional tidak pernah dibawah nasional, tingkat penggangguran juga turun. Sejak tanggal 1 Maret ini pesan kamar hotel bertambah lagi karena apa karena pemerintah Jokowi kasih harga tiket 50 persen datang ke manado, berkat itu datang dengan sendirinya,” ungkap Olly.
Lebih lanjut, Olly mengajak seluruh generasi muda Sulut untuk mengambil peluang dari kemajuan Sulut.
“Ini saya kira harus kita sadari betul supaya generasi muda kita bisa mengisi pembangunan di Sulut,” tutupnya. (*/JM)






