Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Ekspor Langsung dari Pelabuhan Hub Internasional Bitung yang dilaksanakan di Aula Gedung Keuangan Negara Manado, Rabu (23/10/2019).
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi jajaran Kanwil Bea dan Cukai Sulbagtara, yang telah memprakarsai FGD dalam penguatan sinergitas kerja dan peningkatan sektor perekonomian di Sulut.
Lanjut Olly, Pemprov Sulut mendukung penuh upaya peningkatan perekonomian ini dimana salah satunya dilakukan dengan mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Hub Internasional Bitung.
“Pelabuhan Bitung harus kita optimalkan kalau dulu masih impor terbatas kalau sekarang sudah terbuka untuk semua jenis barang yang bisa dimanfaatkan para pengusaha dan seluruh masyarakat Sulut,” kata Olly.
- Kunker di Polsek Petasia, Kapolda Nasri Serahkan Bansos Ke Sejumlah Masyarakat Kurang Mampu
- Kodim 1311/Morowali Raih Juara I Lomba Karya Jurnalistik, TMMD Ke-129 TA 2026 Kategori Dansatgas Terbaik
- Matangkan Persiapan Paripurna Dalam Rangka HUT Provinsi Ke-62, Setwan Niklas Silangen Gelar Rapat Internal Bersama Panpel
Karenanya, untuk mewujudkan hal ini, Olly meminta semua pihak terkait dapat bekerjasama agar optimalisasi ekspor melalui Pelabuhan Bitung dapat berjalan baik.
“Nah ini bisa tercipta semua kalau kita semua bekerja bersama sama kalau sendiri-sendiri ini tidak bisa akan tercipta tapi kalau kita bekerja bersama sama saya kira bisa jalan,” ungkap Olly.
“Kesiapan pengusaha disini harus siap karena pasti mendapatkan tantangan, tapi kalau torang siap para bea cukai, karantina paling utama untuk impor barang-barang pertanian ini kalau ada hambatan langsung informasikan kepada pemerintah provinsi. Semoga dalam waktu satu tahun setengah ini bisa kita jalanin saya kira manfaat bagi kita akan lebih besar,” sambung Olly.
FGD yang dirangkaikan dengan penandatangan dukungan terhadap optimalisasi ekspor ini turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Kakanwil Bea Cukai Sulut Cerah Bangun, para pejabat Pemprov Sulut dan PT. Pelindo IV. (*/JM)





