Bawaslu Sitaro saat gelar Raker Management SDM Pengawas dan kesekertariatan (Inzert : Ferry Liand) Foto Ist.
Sitaro – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sitaro kembali menggelar Rapat Kerja Management SDM Pengawas dan kesekertariatan, bertempat di Litle House kelurahan Tatahadeng, Kamis (06/10/2022).
Rapat yang di hadiri sejumlah undangan diantaranya, pegawai organik dan non organik Bawaslu Sitaro, Ormas, dan sejumlah Insan media,para mantan penyelenggara pemilu, ex Panwascam dan undangan lainya .
Rapat yang di buka oleh ketua Bawaslu Sitaro Fidel Molumbot S.Sos, dan menghadirkan nara sumber secara Daring yang berlatar belakang Akademisi maupun komisioner Bawaslu Provinsi Sulut diantaranya, Dr Ferry Daud Liando, Rosdalina Bukido dan Dr dr Taufiq Pasiak.
Pemberian Materi pun di presentasikan oleh para Narasumber melalui Daring vidcon secara bergantian oleh narsum,dan di seliingi sesi interaktif antara peserta dan nara sumber dalam tiga sesi bahasan atau Materi.
Salah satu narasumber Dr Ferry Daud Liando menyampaikan sejumlah potensi yang mengarah pada integritas komisioner Penyelenggara Badan Pengawas Pemilu, saat terjadinya jalan tahapan pemilu maupun hari pemungutan suara, untuk itu di butuhkan sikap yang kenetralan penyelenggara dan ditegakannya Aturan Pemilu itu hal penting.
“Betapa pentingnya sikap Netral dari penyelenggara itu,termasuk Bawaslu itu sendiri tujuan utama nya adalah mewujudkan sebuah Pemilihan umum yang benar-benar jujur dan adil dan itu harga mati bagi penyelenggara,” Jelas Liando.
Sementara itu, Dr. dr Taufiq Pasiak, mengupas materi dari sudut psykologis Penyelenggara adalah suatu hal yang Riskan kenetralan terjadi bagi setiap penyelenggara, komisioner bersikap Netral dari sudut pandang ilmu sosiologis, psykologis.
Ketua Bawaslu Sitaro Fidel Molumbot yang di temui di sela- sela acara mengatakan rapat seperti ini sudah sering di lakukan secara berjenjang, semata mata guna peningkatan SDM bagi Bawaslu itu sendiri.
“Sehingga berbagai koordinasi, sosialisasi dan pemahaman aturan pemilu terus di selenggarakan secara langsung maupun berjenjang dalam jaringan vidcom (daring) dan tatap muka langsung dari berbagai narsum maupun akademisi sebagai kesiapan dan pemantapan dalam menghadapi pemilu serentak 2024 nanti,” Pungkas Molumbot. (Heri)















