MAUMERE — Puluhan pemukiman warga di empat RT di Kelurahan Wolomarang, Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur, terendam banjir hingga setinggi betis orang dewasa.
Hal itu disebabkan hujan turun dengan intensitas tinggi sekitar pukul 16.00 WITA, Senin (1/2/2021), ditambah buruknya sistem drainase dari enam anak sungai menyebabkan perkumpulan air bermuara di pemukiman warga.
Empat wilara4 RT yang terendam banjir tersebut yakni RT 10, 17, 18, dan 19.
Hal itu mendorong 14 prajurit TNI dari Koramil 1603-01/Alok diterjunkan ke lokasi banjir.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Tampak sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat dari Koramil 1603-01/Alok di bawah pimpinan Sertu Djefri Berek, Lurah Wuring, Gregorius Kate, SE, Kasi Trantib Lusia Lelo SM, Kepala Dinas PU Tomi Lameng ST, Kabid Citra Karya bersama anggota, ikut memantau lokasi banjir.
Mereka juga melakukan pembersihan terhadap saluran air, agar banjir dapat mengalir dengan mudah. Para prajurit ini pun membantu warga menyelamatkan barang mereka dari genangan banjir.
Danramil 1603 – 01 Alok, Kapten Czi Sunaryo mengatakan, meski tidak ada korban jiwa, sebagian rumah warga digenangi banjir beserta isinya.
Kata dia, Dandim 1603/Sikka Letkol Inf M Zulnalemdra Utama, SIP selalu mengingatkan cuaca tidak bersahabat, babinsa agar siap siaga membantu bila sewaktu-waktu terjadi banjir dan bencana lainnya di wilayah masing-masing.
Meski banjir sudah mulai surut, sebagian besar warga di kawasan itu masih resah, karena kondisi cuaca masih belum menentu di tengah musim penghujan saat ini.
Mereka juga khawatir bekas banjir akan berdampak pada mewabahnya DBD dan penyakit kulit. (**)







