Manado – Tepat hari ini 09 Mei 2020, 4 tahun kepemimpinan, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, dan Mor D. Bastiaan, SE, sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado. Tak ada hingar bingar, apalagi perayaan khusus merayakannya di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona.
26 Positif (10 dirawat, 14 sembuh dan 2 meninggal) di Kota Manado, dengan 30 orang dikategorikan pasien dalam pengawasan (PDP) dan 15 orang dalam pemantauan (ODP) membuat kehidupan di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini seolah ‘berhenti’.
Sudah memasuki 53 hari sekolah – sekolah, sejumlah tempat kantor, dan tempat usaha memutuskan untuk belajar dan bekerja dari rumah, pasca mewabahnya virus corona.
“Ayo dengan semangat gotong royong kita lawan covid 19, ikuti protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan,” ajak Walikota GSVL.
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Di Empat Tahun Kepemimpinan ini, Walikota GSVL mengajak seluruh warga Kota Manado bersatu melawan Corona dengan mengikuti anjuran pemerintah.
“Kita tentu merasakan pengalaman yang berbeda, tahun ini menjadi tahun di mana sensitifitas, solidaritas dan humanity menjadi ujian untuk mengukur sejauh mana kita sebagai bagian dari komunitas global bangsa Indonesia dan khususnya masyarakat Kota Manado yang mampu melewati pandemi Corona (COVID-19) dengan spirit dan prinsip kemanusiaan,” Ujar Walikota GSVL.
Walikota GSVL juga menyampaikan bahwa pandemi Corona sarat dengan muatan hikmah. Ia berharap seluruh warganya untuk optimis melewati tantangan pandemi ini.
“Corona tidak hanya perjuangan individu yang terjangkit Corona. Tetapi, perlu perjuangan semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.” Tutup Walikota GSVL. (JM)






