Morut-Mengakhiri penghujung tahun 2023, kembali terjadi musibah yang dialami oleh dua pekerja tambang nickel di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulteng. Kedua korban tersebut, dinyatakan tewas tertimbun longsor.
Peristiwa longsor tersebut terjadi, di area penambangan nickel PT SPM di Desa Peboa, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut.
Dari sejumlah Informasi yang di himpun oleh media ini, telah terjadi longsor di lokasi tambang PT SPM di Desa Peboa, Sabtu ( 30/12/2023) pagi sekitar pukul 8.30 wita.
Dua pekerja yang tewas tertimbun longsor tersebut, diketahui BY laki-laki (40) warga Desa Puncak Indah Kecamatan Malili Kabupaten Luwu timur, dan RM laki-laki warga Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso.
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
- National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Walikota Manado 2026 Resmi Ditutup
Kapolsubsektor Petasia Timur, Iptu Marcel, membenarkan musibah longsor yang terjadi di kawasan tambang PT SPM, yang menyebabkan dua orang pekerjanya tewas.
” Benar ada dua pekerja yang menjadi korban longsor di area tambang nickel PT SPM pak. Korbannya dua orang, saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Kolonodale. Berkaitan dengan kronologis kejadiannya, kami belum bisa berkomentar, karena masih dalam tahap penyelidikan.” jelasnya, Sabtu (30/12/20223).
Hingga berita ini tayang, pihak manajemen PT SPM, belum bisa di konfirmasi lebih lanjut. (*)








