Morut-Mengakhiri penghujung tahun 2023, kembali terjadi musibah yang dialami oleh dua pekerja tambang nickel di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulteng. Kedua korban tersebut, dinyatakan tewas tertimbun longsor.
Peristiwa longsor tersebut terjadi, di area penambangan nickel PT SPM di Desa Peboa, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut.
Dari sejumlah Informasi yang di himpun oleh media ini, telah terjadi longsor di lokasi tambang PT SPM di Desa Peboa, Sabtu ( 30/12/2023) pagi sekitar pukul 8.30 wita.
Dua pekerja yang tewas tertimbun longsor tersebut, diketahui BY laki-laki (40) warga Desa Puncak Indah Kecamatan Malili Kabupaten Luwu timur, dan RM laki-laki warga Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso.
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
Kapolsubsektor Petasia Timur, Iptu Marcel, membenarkan musibah longsor yang terjadi di kawasan tambang PT SPM, yang menyebabkan dua orang pekerjanya tewas.
” Benar ada dua pekerja yang menjadi korban longsor di area tambang nickel PT SPM pak. Korbannya dua orang, saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Kolonodale. Berkaitan dengan kronologis kejadiannya, kami belum bisa berkomentar, karena masih dalam tahap penyelidikan.” jelasnya, Sabtu (30/12/20223).
Hingga berita ini tayang, pihak manajemen PT SPM, belum bisa di konfirmasi lebih lanjut. (*)






