Manado-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat, bertempat di Ruang Lestari Perwakilan BKKBN Sulut, Kamis (13/04/2023).
Kunjungan kerja ini dalam rangka Studi banding dan saling sharing terkait penanganan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Rombongan DPRD Kabupaten Kutai Barat yang di pimpin Ketua Komsi III Yuno Rustanto Gamas, diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. Diano Tino Tandayu, M.Erg di dampingi Sekretaris dan Ketua ketua Pokja BKKBN Sulut.
Tandaju berharap hasil saling sharing dapat membawa manfaat bagi Percepatan Penurunan Stunting baik untuk Kabupaten Kutai Barat dan juga Provinsi Sulawesi Utara.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Sebelumnya, kegiatan diawali dengan pemaparan kondisi Demografi dan capaian Data Stunting Provinsi Sulawesi Utara tahun 2022 oleh Ketua Pokja Pengendalian Penduduk. Dilanjutkan pentingnya penanganan stunting secara Pentahelix atau kerjasama oleh seluruh lintas sektor oleh Satgas Stunting Provinsi Sulawesi Utara, dan dilanjutkan dengan saling sharing dan tanya jawab terkait Tim Pendamping Keluarga (TPK), Satgas Stunting, tenaga kesehatan dan program Safari Stunting.
Adapun yang hadir dalam pertemuan ini, pejabat fungsional BKKBN Sulut, Satgas Stunting BKKBN Sulut, para anggota Komisi III DPRD Kutai Barat, Sekretariat DPRD Kutai Barat dan OPD KB Kabupaten Kutai Barat. (Mal)








