DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA
Manado – Ditengah wabah pandemi covid 19 yang penyebarannya semakin meluas ditengah masyarakat, akibatnya terbatasnya para pekerja, pelaku usaha dan juga masyarakat melakukan aktivitas berdampak pada menurunnya pendapatan.
Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (pemkot) Manado lewat program Social Safety Net atau jaring pengaman sosial dan pengamanan kesehatan. Namun selain itu, ketahanan pangan menjadi sangat penting menghadapi kemerosotan perekonomian.
Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Jumat (17/04), mengajak semua masyarakat pentingnya menanam sebagai upaya ketahanan lewat program ” marijo ba kobong ” yang terus digalakan.
“Ayo kawan – kawan, masyarakatku, torang manfaatkan waktu dirumah, manfaatkan lahan tidur untuk menanam kebutuhan pangan sehari hari sebagai upaya ketahanan pangan keluarga ” ajak Wali Kota GSVL.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
” Banyak tanaman bermanfaat yg bisa ditanam seperti pisang, kelapa pendek, singkong, kacang hijau, kacang tanah bahkan buah- buahan yakni buah naga, mangga, jeruk serta sayuran,” sebut Wali Kota GSVL,sambil mananam bibit Cabe rawit didalam polyback. (*/JM)





