Sulut-Sebagai bentuk perhatian pemerintah Provinsi Sulut terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw, menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Kelurahan Lawangirung (Kampung Kodo), Lingkungan I, Kota Manado.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wagub Steven Kandouw, pada Rabu (20/3/2024). Diketahui, kebakaran ini terjadi pada Selasa (19/03/2024), sekira pukul 20.00 Wita. Akibatnya, sejumlah rumah hangus terbakar, termasuk Rumah Makan Nasi Kuning Selamat Pagi.
Disela penyerahan bantuan, Wagub Kandouw mengungkapkan, atas nama Pemprov Sulut dan Gubernur, serta pribadi mengucapkan turut prihatin kepada para keluarga korban serta memberikan penghiburan. “Simpati dan empati kita pemerintah provinsi dan pemerintah kota, terhadap keluarga di beberapa rumah disini yang dilanda kebakaran. Tetap semua rencana Allah baik adanya,” tuturnya.
Yang penting, lanjut Wagub Kandouw, masyarakat terutama warga yang menjadi korban tetap percaya diri dan tidak putus asa. Sebab, pemerintah selalu ada mendampingi dan memberikan bantuan.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Total Pemprov memberikan bantuan sebesar 20 juta rupiah tiap rumah. Yang hanya terdampak dapat bantuan sebesar 5 juta rupiah. Nilainya tidak seberapa, tapi jadikan itu sebagai suatu setia kawanan sosial serta panggilan iman orang bertaqwa, untuk selalu membantu sesama yang dilanda bencana,” bebernya.
Wagub juga berharap, mudah – mudahan saudara – saudara yang lain juga ikut merasa terpanggil, untuk memberikan bantuan kepada mereka yang tertimpa bencana ini. “Bantuan ini baru sementara. Kalau ada lagi bantuan dari kita, maka akan kita langsung salurkan,” tukasnya, seraya mengimbau untuk terus menjaga dan memperhatikan hal – hal yang bisa jadi pemicuh kebakaran.
Adapun, selain uang tunai, bantuan yang diberikan juga berupa makanan, kasu, pakaian, pakaian dalam, family kid, serta lainnya. (*)





