Minahasa-Martina Watok Dondokambey Lengkong SE melantik Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekransada) Kabupaten Minahasa periode 2025-2030,bertempat di ruang sidang Kantor Bupati, Tondano, Selasa (17/6/2025).
Ketua Dekranasda Minahasa Martina Dondokambey Lengkong diketahui sebelumnya telah dilantik terlebih dahulu bersamaan dengan pelantikan Ketua TP PKK Minahasa oleh Ketua TP PKK Sulut Anik Yulius Selvanus.
Acara yang dihadiri oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi MAP (RD) selaku pembina, Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS selaku penasehat, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Dr Lynda Watania MM MSi para pejabat Pemkab dan undangan lainnya ini.
Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan kepada pengurus Dekranasda yang baru, agar menjadikan ini sebagai panggilan untuk berkarya dan mengabdi untuk kemajuan kerajinan daerah serta peningkatan sektor umkm di Minahasa.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
“Kabupaten Minahasa memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang dapat menjadi sumber inspirasi dan kekuatan ekonomi, mulai dari anyaman, tenun, ukiran, hingga kerajinan tempurung dan produk kreatif lainnya juga harus siap menghadapi tantangan yang harus dijawab, seperti digitalisasi, peningkatan kualitas produk, pengemasan menarik, serta strategi pemasaran modern.” Ujarnya.
Bupati Dondokambey berharap Dekranasda Minahasa akan lebih aktif ke depan, menjadi penggerak promosi produk unggulan, fasilitator dan pelatihan, serta wadah sinergi yang membangun semangat cinta produk lokal dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa, lanjut Bupati Dondokambey, berkomitmen penuh mendukung setiap langkah strategi Dekranasda, baik melalui fasilitasi program maupun integrasi dengan kebijakan pembangunan daerah, termasuk melalui pemberdayaan perempuan dan UMKM lokal.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan kerajinan Minahasa yang berkualitas, bernilai ekonomi, dan tetap dilepas pada budaya kita. Mari kita jaga dan kembangkan warisan leluhur melalui inovasi dan semangat kolaboratif,” Tutupnya. (*Ronny)








