Tomohon– Akhirnya,aktifitas pengeboran sumber daya panas bumi Cluster 13 Area Pertamina Geothermal dan Energy (PGE) Lahendong yang sempat diblokir oleh warga dari Kelurahan Tondangow Kecamatan Tomohon Selatan, dilakukan langkah dukungan pihak Kepolisian dan TNI, hingga aktifitas sudah bisa berjalan, (25/4/2024).
Diakui pihak PGE melalui Johny Alexander Rompas selaku Assistant Manager Government & Public Relations PGE Area Lahendong, sudah beberapa tahapan dilakukan langkah pendekatan, namun untuk kepentingan memenuhi kebutuhan energi negara dalam hal ini listrik, terpaksa harus dilakukan dengan dukungan aparat keamanan demi dioperasionalkan Cluster 13.
“Aktifitas sempat terhenti sekitar 3 minggu, hingga mengganggu sistim distribusi energi listrik bagi masyarakat. Untuk itu, langkah kongkrit dilakoni dengan dioperasikannya kembali Cluster 13. Dalam proses operasional, kami didukung pihak keamanan yakni Kepolisian dan TNI, demi kepentingan negara,” ujar Rompas.
Dijelaskannya, menjadi harapan operasional tetap berjalan dan menjadi normal kembali, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Diketahui hasil pantauan langsung media ini, operasional Cluster 13 telah berjalan kembali walaupun dengan pengawalan aparat keamanan, demi memenuhi target terhadap pelaksanaan proyek untuk kebutuhan energi listrik bagi bangsa dan negara Indonesia. (*/Bert)







