Manado – Provinsi Sulawesi Utara akan menjadi tuan rumah iven akbar International Youth Assembly (IYA) 2020. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 16-18 April di Tomohon ini bakal dihadiri pimpinan-pimpinan organisasi kepemudaan baik pemuda lintas gereja di Indonesia, juga perwakilan pemuda dari luar negeri. Demikian informasi yang disampaikan Panitia Pengarah dr Roland Roeroe saat rapat perdana panitia pelaksana yang digelar Senin, (9/3/2020).
“Selain itu akan diundang juga perwakilan pemuda dari agama-agama lainnya. Karena salah satu nilai yang akan diangkat dalam pertemuan ini menyangkut tolerasi antar umat beragama,” tambah Roeroe yang didampingi Rio Dondokambey.
Menurutnya, iven IYA merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Paskah Nasional 2020 yang akan digelar di Bumi Nyiur Melambai.
“Kami sudah sepakat untuk kegiatan ini akan ditangani secara khusus oleh pemuda lintas gereja yang ada di Sulut. Makanya dibentuk panitia pelaksana,” ungkap Roeroe yang juga Bendahara Umum Panitia Paskah Nasional.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Hal senada diungkapkan oleh Koordinator Panitia Daerah Gammy Kawatu, SE, MSi. “Kita harus bersyukur karena Sulut tuan rumah kegiatan besar ini. Selain Paskah Nasional yang akan dipusatkan di Tondano dan Konser Paskah di Manado juga ada International Youth Assembly yang akan berpusat di Tomohon,” jelasnya.
Di kegiatan ini direncanakan bakal dihadiri oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo atau Wapres Ma’ruf Amin.
“Termasuk beberapa menteri sudah memastikan untuk hadir. Makanya kami panitia daerah akan memback up penuh kegiatan ini termasuk iven International Youth Assembly,” tuturnya. Sedangkan peserta yang akan hadir di IYA 2020 diperkirakan berjumlah 1000 orang.
Rapat perdana panitia itu dirangkaikan pula dengan doa pengutusan yang dipimpin oleh Pendeta Deysi Manumpil Lewan, M.Th. Usai pengutusan dilanjutkan dengan penyerahan SK Panitia.
SK Panitia tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Panitia Daerah Asiano Gammy Kawatu, SE, MSi kepada Ketua Panitia IYA 2020 dr. Prisilia Tangel, yang didampingi Wakil Ketua Mark Lepar dan Sekretaris Lexi Mantiri.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Sekretaris Steven Lintong, Bendahara Cindy Rantung dan Wakil Bendahara Reynold Wuisan. Termasuk sejumlah panitia pelaksana.
“Besok (hari ini-red), panitia pelaksana akan menggelar rapat untuk membahas susunan acara dan undangan. Kami akan bergerak cepat karena waktu yang sudah dekat. Mohon dukungan doa agar pelaksanaan kegiatan ini bisa sukses,” ungkap Tangel. (*/JM)








