Diduga Lakukan Pembiaran Sebabkan 1 Penambang Meninggal, Sangadi Adow Terancam Pidana

oleh -216 Dilihat

Redaksisulut.com-Tragedi PETI Bolsel yang menelan korban meninggal dunia di lokasi Rataolang di Bolaang Mongondow Selatan masih memunculkan tanda tanya. Sebab sampai saat ini belum ada penetapan tersangka bagi pemilik lubang dan pihak-pihak yang diduga terlibat melakukan pembiaran hingga menyebabkan satu orang penambang meninggal dunia.

Hasil investigasi dan penelusuran media telah didapat informasi bahwa surat pemanggilan kepada pemilik dan beberapa orang saksi,baru 1 orang yang memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan,yang lainnya telah mangkir. 

Kasat Reskrim Polres Bolsel Iptu.Dedi Matahari,SH saat diwawancarai media mengatakan bahwa saat ini kasus yang menewaskan satu orang penambang dilokasi Peti Rataolang sedang ditangani Polsek Pinolosian.

Lanjut Dedi Matahari,kasus di Rataolang akang ditangani dan diusut sampai tuntas. “Ini menyangkut kematian hilangnya nyawa orang, makanya kasus ini akan segera digelar untuk penetapan tersangkanya,”Ujar Kasat Reskrim Dedi Matahari.

Kapolsek Pinolosian Tedi Mandagi saat ditemui media ini, mengatakan bahwa kasus kematian di lokasi Peti Rataolang saat ini sedang dilakukan panggilan beberapa orang saksi,saat ini baru 1 orang yang hadir.

Lanjut Kapolsek,pihaknya akan mengusut tuntas secara profesional dan mendalami kasus ini karena disitu ada pembiaran hingga terjadi kematian karena dipasal 359 KUHP sudah jelas.

“Yang jelas ada beberapa orang terkait karena ada pembiaran dan salah satu yang dipanggil adalah Sangadi Adow,”Ujar Kapolsek.

Sementara itu,Sangadi Adow saat dikunjungi media ini untuk konfirmasi enggan keluar dari rumahnya dan tidak mau menemui media,sampai berita ini tayang media masih akan berupaya konfirmasi ke Sangadi Adow. (Midi)

No More Posts Available.

No more pages to load.