Manado – Si jago merah kembali lagi beraksi di Kelurahan Lawangirung Lingkungan III Kecamatan Wanea. Enam bangunan rumah yang diketahui milik rumah milik keluarga Kartono, keluarga Napu, keluarga Alim-Lihawa, keluarga Noval-Sas, keluarga Imam-Sarjono dan keluarga Sirambang-Spener, ludes dilalap api. Kejadian itu terjadi tepat disamping Masjid Ahmad Yani, Kamis (9/5) sekitar 10.50 Wita.
Api berkecamuk di kompleks perumahan padat penduduk dan menghanguskan enam rumah makan dan diantaranya ada warung kelontong dan kios makanan.
Menurut saksi Aris Setiawan (38) warga Kelurahan Lawangirung, Lingkungan III kecamatan Wanea, api berasal dari atap plafon dapur warung klontong. “Saat itu saya sementara masak, saya liat api besar dari arah plafon setelah itu terdengar ada bunyi ledakan. Warung makan tempat saya bekerja dengan cepat terbakar,” ujar Setiawan.
Melihat api semakin membesar, warga pun tumpah ruah di jalan. Mendapat informasi adanya kebakatan, sedikitnya 7 unit pemadam kebakaran terjun ke lokasi, bersama warga sekitar menjinakkan si jago merah. Setelah berupaya, akhirnya satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Kapolsek Wenang Kompol Jacky J Wungkana, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api diduga berasal dari arus pendek listrik, kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta,” ujar Wungkana. (Dwi)






