Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute
Jakarta – Debat kedua ajang pembuktian komitmen bukan janji. Diantara kedua paslon baik Jokowi dan Prabowo harus pertegas komitmen mereka. Didebat pertama, publik tak mendapatkan tontonan berkualitas.
Barangkali debat kedua ini, saya yakin atmosfer akan berubah. Kendati debat awal terlalu formatif dan one man show diharapkan pada debat kali ini lebih all out.
“Saya berharap keduanya lebih garang dan sangar lagi dalam pemaparan secara konseptual,” ujar Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute, saat di hubungi Redaksi Sulut.com, Sabtu (16/02/2019).
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Kiranya 5 isu yang dibahas baik pangan, SDA, infrastruktur, Energi punya content (isi), value (nilai), quality (kwalitas), benefit (manfaat), dan goal setting (sasaran). Paling tidak mereka harus paham apa kebutuhan (needs) publik saat ini bukan sekadar keinginan (wants) atau isu jual kecap.
“Sebetulnya, mengungkapkan kelemahan dalam debat tak masalah tapi sesuai koridor yang berlaku. Jangan main hantam kromo tanpa solusi,” ucap Jerry Massie. (*)
Sumber : Jerry Massie, Pengamat Politik Indonesian Public Institute






