Tomohon, — Suara doa mengawali langkah baru di halaman TK GMIM Lidia Kakaskasen Dua, Rabu (29/7/2026). Di bawah langit Tomohon yang sejuk, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., bersama Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, meletakkan batu pertama sebagai penanda dimulainya revitalisasi sekolah yang telah lama menjadi tempat tumbuh dan belajar anak-anak usia dini.
Momen tersebut bukan sekadar seremoni pembangunan fisik. Lebih dari itu, revitalisasi menjadi simbol investasi jangka panjang bagi generasi penerus Kota Tomohon. Sebab, ruang belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter serta kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua BPMW GMIM Wilayah Kakaskasen sekaligus Ketua BPMJ GMIM Kakaskasen Pniel, Pdt. Julien Sagay-Karwur, S.Th. Suasana penuh syukur mengiringi dimulainya pembangunan yang diharapkan membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut.
Revitalisasi TK GMIM Lidia Kakaskasen Dua merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 melalui Direktorat Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang dilaksanakan melalui skema Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
- Menghadapi Potensi Elnino, Pemprov Sulut Mengimbau Masyarakat Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Dan Kesiapsiagaan
- Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam dan Ketua Bhayangkari Cabang Purwakarta Siap Wujudkan Purwakarta Aman dan Maju
- Sekwan Niklas Silangen Berkomitmen Terhadap Penguatan Akuntabilitas, Lakukan Rapat Koordinasi Dengan Tim Inspektorat Daerah Provinsi Sulut
Program tersebut menghadirkan pembaruan menyeluruh terhadap fasilitas sekolah. Mulai dari pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang administrasi, sarana sanitasi, penataan lingkungan sekolah, hingga taman bermain yang dirancang mendukung aktivitas belajar dan bermain anak.
Bagi anak-anak usia dini, lingkungan belajar bukan hanya tempat menerima pelajaran, melainkan ruang untuk mengenal dunia, membangun rasa percaya diri, dan mengembangkan kreativitas. Karena itu, kehadiran fasilitas yang lebih representatif diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih berkualitas sekaligus memberikan rasa aman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, Dr. Juliana Dolfin Karwur, M.Kes., M.Si., Lurah Kakaskasen Dua, Kepala TK GMIM Lidia Kakaskasen Dua, para guru, serta sejumlah undangan.
Dengan dimulainya revitalisasi ini, sebuah batu pertama telah diletakkan. Namun yang sedang dibangun sesungguhnya bukan hanya gedung sekolah, melainkan harapan baru agar anak-anak Tomohon dapat bertumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik dari ruang-ruang pendidikan yang semakin layak dan berkualitas.
(*/Bertje)






