Kaban BPBD Minahasa Ir. Nofry Lontaan
Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrim akhir-akhir ini yang menerjang sejumlah wilayah di daerah Provinsi Sulawesi Utara termasuk Kabupaten Minahasa.
Hal itu di katakan Kaban BPBD Minahasa Ir. Nofry Lontaan, kepada media ini bertempat di ruang kerjanya, Rabu (08/12/2021).
Dikatakan Kaban Lontaan, khusus di Minahasa bagi masyarakat pesisir pantai baiknya mewaspadai akan adanya curah hujan di sertai angin kencang, bencana bahaya banjir (ROB),
“Nah untuk menghindari ombak disertai angin kencang yang bisa menciptakan gelombang air laut naik mencapai tiga meter dan mengakibatkan Banjir (ROB) air tergenang, masyarakat sebaiknya waspada sebab kapanpun bisa terjadi serta menghindari supaya tidak adanya korban.” Ujar Kaban Lontaan.
- Capaian Visi-Misi Pemprov Sulut 2025 Terbukti, Program Strategis YSK-Victory Dirasakan Masyarakat
- Dinas Perkim Sangihe Lakukan Perampungan Data Bencana Gempa, Sekaligus Salurkan Bantuan RTLH dan Bantuan Bencana Sebelumnya
- Wamen ATR/Waka BPN Raker Bersama DPR RI, Kawasan Hutan Harus Terintegrasi Tata Ruang
Lanjut Kaban Lontaan, dengan mewaspada situasi yang bakal terjadi masyarakat baiknya pindah dulu ketempat lebih aman, agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.
“Antisipasi sejak dini, sehingga terhindar dari bencana alam yang kita tidak inginkan bersama,” Ucap Kaban Lontaan. (Ronny)








