Kolonodale-Plt Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Kadiskesda) Kabupaten Morowali Utara (Morut), Arif Paskal Pokonda SST MKes, menjelaskan, bahwa pelaksanaan pembagian masker secara serentak yang dilakukan merupakan salah satu upaya pencegahan untuk melindungi masyarakat dari dampak polusi udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Arif Paskal, mengatakan, selain menggunak1an masker, masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi kualitas udara sedang tidak sehat.
“ Kami berharap, kesadaran masyarakat agar bisa mengurangi aktivitas di luar rumah. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mempertimbangkan kondisi anak-anak sekolah,” kata Arif Paskal.
Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinkesda Morut turut dibantu oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Morut.
Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik keramaian di wilayah Kecamatan Petasia, meliputi bundaran di depan Rumah Jabatan (Rujab), depan area pemakaman, pelabuhan, Pasar Kolonodale, serta SPBU Bahoue.
Arif juga menyampaikan, seluruh puskesmas di Kabupaten Morut telah diimbau, untuk menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Nomor 400.7.1/1224/DINKES/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026.
Melalui tindak lanjut tersebut, puskesmas diminta melaksanakan pembagian masker di tempat-tempat keramaian, sekaligus terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dampak paparan asap.
Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan kelompok rentan di lingkungan masing-masing, terutama anak-anak, lansia, serta warga yang rentan mengalami gangguan pernapasan. Sebisa mungkin, masyarakat perlu menghindari paparan asap secara langsung hingga kualitas udara kembali membaik.
Arif mengingatkan, penggunaan masker merupakan salah satu langkah perlindungan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan resiko paparan asap. Karena itu, masyarakat tetap perlu membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara tidak sehat.
” Harapan kami juga, lewat pembagian masker dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi polusi udara semakin meningkat,” harap mantan Kepala PKM Tomata itu. (*)






