SULUT – Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni memimpin rapat kerja dengan bupati dan walikota se-Sulut di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur, Kamis (8/10/2020).
Pertemuan ini merupakan kegiatan tatap muka perdana Fatoni dengan seluruh Bupati/Walikota se-Sulut sejak dilantik sebagai Pjs Gubernur Sulut pada bulan September 2020.
Pada kesempatan itu Fatoni mengingatkan kepada semua bupati dan walikota agar benar-benar menjalankan tugasnya sebagai pemimpin daerah terlebih memajukan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.
“Posisi kepala daerah selain sebagai kepala daerah sebagai peminpin, juga banyak tanggung jawab yang diberikan kepada kita. Sebagai TPID dan sebagai ketua gugus tugas yang melekat kepada kepala daerah dan banyak lagi tugas-tugas yang melekat kepada kepala daerah,” kata Fatoni.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Fatoni juga mengingatkan tugas utama bagi setiap kepala daerah dalam memajukan daerahnya. “Ada tiga tujuan paling tidak dalam meningkatkan daerah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan daya saing daerah,” ungkapnya.
Begitu juga dalam melaksanakan agenda nasional, Fatoni mengingatkan bahwa pelaksanaan pilkada serentak tetap dijalankan sesuai jadwal yang diberikan.
Dia pun meminta agar setiap pejabat daerah untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masing-masing daerah sehingga tidak terciptanya klaster baru di Sulut. “Pilkada tetap dilaksanakan dengan usaha keras dengan tidak adanya klaster pilkada,” tandasnya.
“Oleh karena itu tugas kita bersama mari kita kawal pilkada ini agar aman sukses dari Covid-19,” sambungnya.
Disamping itu, Fatoni juga mengingatkan kepada semua pemimpin daerah agar benar-benar memperhatikan serapan anggaran dari masing-masing daerah.
Menurutnya anggaran pemerintah diharapkan dapat mendongrak ekonomi dan perputaran uang. Oleh karena itu Fatoni meminta agar semua kepala daerah agar dapat memanfaatkan anggaran daerah dengan baik.
“Oleh karena itu saya juga berpesan agar penyerapan anggaran dapat dimonitor dan dikawal,” pintanya.
Adapun rakor turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Arbonas Hutabarat, perwakilan dari OJK Ahmad Husen dan Asisten 3 Setdaprov Sulut Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu. (*/JM)







