Tomohon-Walikota Tomohon Caroll JA Senduk SH bersama Wakil Walikota Tomohon Sendy GA Rumajar SE MIKom memimpin gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon Tahun 2027, (12/3/2026) di Grand Master Hotel Tomohon.
Walikota Caroll menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, yang secara bersama-sama menyelaraskan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, untuk kemudian dirumuskan menjadi prioritas pembangunan daerah yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Peningkatan produktifitas sektor pertanian serta penguatan sistem ketahanan pangan, Peningkatan kualitas infrastruktur, Pengembangan sektor pariwisata yang maju, Peningkatan produktifitas produk unggulan daerah serta peningkatan investasi, Peningkatankualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan daya saing tenaga kerja, serta penguatan perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif, Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi layanan, inovasi daerah, serta penguatan reformasi birokrasi, Penguatan stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.
“Melalui delapan prioritas pembangunan tersebut diharapkan seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan secara lebih terarah, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata dan terintegrasi,” ujar Caroll.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
Selain fokus pada pembangunan daerah, pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di daerah berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*/Red)






