Minut – Berdasarkan data KTP, vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Minahasa Utara telah mencapai 71,64 persen. Hal ini membawa Kabupaten Minut menempati urutan ketiga tertinggi penyaluran vaksinasi di Sulawesi Utara.
Bertempat di ruang rapat kantor Bapelitbang, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) dalam rangka evaluasi percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Minut, Kamis (09/12/2021).

Pada kesempatan itu, Bupati mengatakan bahwa berdasarkan dengan data KTP untuk vaksinasi di Kabupaten Minahasa Utara telah mencapai 71,64 Persen.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
“Saat ini untuk penyaluran vaksinasi dosis pertama di Minut berdasarkan data KTP sudah mencapai 71,64 persen, namun untuk vaksinasi dosis kedua memang masih rendah karena sesuai dengan aturan masyarakat harus menunggu 3 bulan baru bisa menerima vaksinasi dosis kedua,” ujar Bupati JG.
Atas pencapaian tersebut, Kabupaten Minahasa Utara mendapatkan urutan ke 3 tertinggi terkait penyaluran vaksinasi di Sulut.
Meski demikian tak membuat Bupati JG berbangga dengan pencapaian tersebut, itu sebabnya dirinya menggelar rapat koordinasi percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Minut.
Rakoor dihadiri oleh Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo, perwakilan Dandim 1310 Bitung, Sekertaris Daerah Jemmy Kuhu, Asisten I Jane Symons, Kepala Dinas Kesehatan Stella Safitri, dan para Camat.
Bupati berharap dengan adanya sinegritas antara pemerintah kabupaten dan pemerintah kecamatan bersama TNI dan Polri dalam upaya mempercepat program vaksinasi.
“Saya berharap program percepatan vaksinasi yang ada di Kab. Minahasa Utara bisa terealisasi dengan cepat dengan adanya koordinasi dari tiap-tiap daerah yang ada di kabupaten Minahasa Utara,” kata Bupati JG. (**)





