MANADO – Pria low profile ini, Rabu (28/10/2020) diundang oleh warga Bitung Karangria untuk hadir dan berdialog dengan masyarakat karena Andrei Angouw dianggap sebagai sahabat para nelayan.
Kegiatan dialog yang dikemas dalam bentuk “Bakudapa Sahabat Nelayan”, menarik diikuti, apalagi Andrei Angouw didaulat pakai ‘Tolu’ seperti halnya seorang Nelayan.
Pasangan wakil Walikota Richard Sualang ini dalam sambutannya memberi apresiasi atas sambutan hangat para nelayan di Utara Kota Manado.
Dalam menghadapi Pilkada, Andrei Angouw menghimbau untuk menjaga kebersamaan. “Kepentingan rakyat nomor satu,” ucapnya.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Bagi bendahara umum DPD PDI Perjuangan ini, pertarungan politik hanya konstestasi sesaat tapi kerukunan dan pertemanan selama lamanya.
“Makanya harus dijaga bersama,” kata AA disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir dengan menerapkan protokol kesehatan.
Setelah itu Andrei Angouw diajak berjalan dari lorong-lorong untuk menyapa warga nelayan.
Tak heran, kecintaan warga dengan Calon Walikota Manado ini tampak saat penyambutan. Bahkan sampai ada warga yang histeris ingin memeluk Andrei Angouw dan ajak berfoto ria.
“Torang sangat bersyukur pak Andrei Angouw boleh datang kemari bakudapa langsung dengan para nelayan. Pak Andrei boleh melihat langsung dan mengerti kondisi kami saat ini,” tutur pak Yusuf, warga Karang Ria.
Senada juga diungkap ibu Norma yang menganggap kehadiran Andrei Angouw di Karang Ria bukti kecintaannya kepada warga.
“Terus terang kita senang sekali, so ini torang pe Ahok Manado,” ujar Norma dengan dialek kentalnya. (*)








