Jakarta-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menemui utusan khusus Presiden Republik Seychelles untuk Asean (negara-negara bersahabat di Asia Tenggara) Nico Barito di Kedubes Seychelles Jakarta, Selasa (14/01/2024),untuk mengupayakan bantuan kerja sama membangun sektor kepariwisataan di daerah ini.
Menurut Delis, Republik Seychelles sebuah negara kepulauan di Samudera Hindia ini dekat Afrika itu adalah negara yang ekonominya sukses dengan berbasis pariwisata, sehingga Seychelles memiliki pengalaman, strategi dan sumber daya yang potensial untuk membangun sektor kepariwisataan di Morut.
“Tambang di Morut suatu saat akan habis, namun sektor kepariwisataan akan menjadi kekuatan yang terus menerus dapat diandalkan untuk mensejahterakan daerah ini,” katanya usai pertemuan.
Morut membutuhkan bantuan dan dukungan Seychelles dalam menata obyek-obyek wisata, memberdayakan potensi lokal, meningkatkan kapasitas penyelenggara atau ‘stakeholders’ di seluruh sub-sektor keparisataan bahkan juga pemasaran.
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
- Kesiapan TIFF 2026 Capai 90 Persen, Levita Supit: 36 Float dan 13 Duta Besar Siap Hadir
Utusan khusus Presiden Seychelles, mengaku gembira menerima kunjungan Bupati Delis dan berjanji akan mengunjungi Morut untuk melihat dari dekat potensi-potensi pembangunan sektor kepariwisataan di daerah berpenduduk sekitar 125.000 jiwa ini.
“Dari hasil diskusi saya dengan Pak Delis, saya menilai Morut memiliki potensi sektor kepariwisataan dan kelautan yang besar dan Pak Delis memiliki ide-ide besar untuk sektor ini. Namun dia membutuhkan rekan-rekan berskala internasional untuk menjalin kerja sama untuk mempercepat pembangunan sektor kepariwisataan dan kelautan dan pesisir,”ujar Nico.
Republik Seychelles yang memiliki pengalaman di sektor kepariwisataan, kata Nico, siap untuk bekerja sama membangun sektor kepariwisataan, kelautan, pulau-pulau dan pesisir.
“Apapun yang akan dikerjakan bersama nantinya, harus berbasis kearifan lokal,”katanya menambahkan. (RoMa/Ryo/NAL)








