Sulut-Aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) yang tak terurus, mulai diperbaiki Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE. Salah satunya adalah objek wisata Bukit Kasih Kanonang yang berada di Kabupaten Minahasa.
Sebab,setelah bertahun-tahun terbengkalai dan kehilangan pesonanya,Bukit Kasih Kanonang di Kecamatan Kawangkoan Barat, Kabupaten Minahasa, kini mulai di benahi kembali.
Beberapa kali turun langsung ke lokasi, Gubernur Yulius tidak hanya sekadar meninjau, tetapi juga memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Bukit Kasih Kanonang adalah simbol toleransi, kebersamaan, dan kebanggaan Minahasa. Tidak boleh dibiarkan rusak begitu saja,” tegas Gubernur Yulius saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Baca : Museum Sulut Mulai Direnovasi, Gubernur Yulius Harapkan Jadi Magnet Wisata Baru
Kini, kolam air panas yang dulu hanya genangan keruh, berubah jadi fasilitas bersih dan modern, hampir rampung seratus persen.
Tak hanya infrastruktur, kios-kios UMKM yang menjadi penggerak ekonomi lokal juga direvitalisasi. Pemerintah memastikan masyarakat sekitar ikut menikmati manfaat dari kebangkitan wisata ini.
Koordinator Staf Khusus Gubernur, Ferdinand Mewengkang, yang juga putra asli Kanonang, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“Kami, masyarakat Kanonang sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Gubernur. Beliau membangkitkan kembali semangat kami untuk menjadikan Bukit Kasih sebagai kebanggaan Minahasa,” ujarnya.
Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, Bukit Kasih Kanonang diproyeksikan akan kembali menjadi destinasi unggulan wisata alam dan religi di Sulawesi Utara. (*JM)






