Manado,-Wakil Gubernur Provinsi Sulut Drs. Steven Kandouw membuka gerakan pangan murah di halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (29/7/2024).
Untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan sehingga masyarakat bisa mendapatkan pangan murah di bawah harga pasar.
Dalam arahannya, Wagub Kandouw menyampaikan terima kasih atas perhatian, ikhtiar dan semangat stakholder terkait memberikan pangan murah.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang selalu bersama kita memberikan perhatian dalam gerakan pangan murah,” ujarnya.
- Gubernur Yulius Selvanus Bersama Forkopimda Sulut Kawal Visi Presiden Prabowo : Bangun Kedaulatan Ekonomi dari Desa
- Wali Kota Tomohon Ikuti Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
Menurut Wagub Kandouw, sebenarnya Sulut swasembada beras. Sehingga banyak beras kita diambil daerah lain karena mereka gagal panen.
“Saya mengucapkan terima kasih semua stakeholder terlibat. Kalau perlu dibuka di centra-centra yang dapat dijangkau masyarakat sehingga out put dan outcome bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain itu, kata Wagub Kandouw, pak gubernur juga meminta stakholder terkait mengawasi harga pangan di pasar jangan sampai ada kenaikan ekstrem. “Mari kita dukung gerakan pangan murah ini,” ajaknya.
Setelah itu, Wagub memantau masyarakat yang telah berbelanja di pasar murah. Bahkan Wagub mewawancarai masyarakat terkait harga sembako yang dijual. “Terima Pak Wagub. Depe harga murah. Kalau boleh pasar murah selalu dibekeng,” kata warga.
Harga Pangan Murah:
1. Beras SPHB Rp 57.000 /kg
2. Minyak goreng 16.500/kg
3. Gula pasir 16.000/Kg
4.Bawah putih 38.000/kg
5. Bawang merah 26.000/kg
6 Telur 55.000/kg
7. Daging ayam 35.500/kg
8. Daging sapi 110.000/kg. (*)








