Manado-Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut menggelar executif meeting, dalam rangka evaluasi dan strategi percepatan penurunan stunting (PPS) terkait E-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan pelaporan Gisi Berbasis Masyarakat) dan SKI/SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) di Provinsi Sulawesi Utara,Jumat (29/9/2023).
Kegiatan yang berlangsung di Best Western The Langoon Hotel Manado,di pimpin Kepala Perwakilan BKKN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, di dampingi Koordinator Program Manager Murphy Kuhu, STP,dan di hadiri pihak Dinas Kesehatan Sulut, Bappeda Sulut dan Aster Kasdam XIII/Mdk.

Pertemuan dalam bentuk Executive Meeting ini membahas Evaluasi dan strategi Percepatan Penurunan Stunting terkait E-PPGBM dan SKI/SSGI di Provinsi Sulut.
- Perkuat Ketahanan Pangan dan Mobilitas Warga Tilihuwa, PLN Resmikan Gudang Kacang dan Akses Paving Blok
- Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
- Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi Dan Layanan, Tempatkan Rakyat Raja Harus Dilayani
“Diharapkan, dengan adanya pertemuan ini akan tercapai kesepakan-kesepakatan dalam melaksanakan program percepatan penurunan stunting,” Ujar Kaper BKKBN Sulut.
Diketahui, upaya perbaikan gizi masyarakat merupakan salah satu amanat UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009. Upaya perbaikan gizi ditujukan untuk peningkatan mutu gizi perseorangan dan masyarakat yang dilakukan pada seluruh siklus kehidupan sejak dalam kandungan sampai usia lanjut, dengan prioritas pada kelompok rawan yaitu bayi, balita, remaja perempuan, ibu hamil dan menyusui. (J.Mo)









