Sulut – Data terakhir perkembangan Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (09/05), terjadi penambahan 6 pasien terkonfirmasi positif virus Corona. Sehingga total akumulasi pasien positif Covid-19 di Sulut mencapai 53 kasus.
Hal itu dikatakan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel kepada wartawan, Sabtu. “Hari ini Sulut ada ketambahan enam kasus baru positif terkonfirmasi virus Corona. Sehingga merubah total akumulatif kasus positif di Sulawesi Utara menjadi 53 kasus,” jelas Dandel.
Keenam kasus positif Corona tersebut berasal dari Manado, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Bertambahnya kasus positif Corona di Sulut dalam dua hari terakhir ini menunjukan grafik kenaikan yang cukup drastis, setelah sekira seminggu stagnan pada angka 45 kasus.
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
- Caroll Senduk Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tomohon Fokus Delapan Prioritas Pembangunan
Data 6 Pasien Positif Covid-19 Sabtu 9 Mei 2020 :
- Pasien-48, jenis kelamin perempuan, anak-anak usia 1 tahun asal Minahasa, tidak memiliki riwayat perjalanan, namun orang tuanya memiliki mobilitas tinggi dari Minahasa ke Manado serta tetangganya datang dari daerah transmisi lokal.
- Pasien-49, jenis kelamin laki-laki, usia 29 tahun asal Manado, bekerja sebagai tenaga kesehatan di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Manado.
- Pasien-50, jenis kelamin laki-laki, usia 30 tahun asal Manado, bekerja sebagai tenaga kesehatan di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Manado.
- Pasien-51, jenis kelamin laki-laki, usia 54 tahun asal Manado, tidak memiliki riwayat perjalanan.
- Pasien-52, jenis kelamin perempuan, usia 50 tahun asal Bolaang Mongondouw Utara, tidak memiliki riwayat perjalanan.
- Pasien-53, jenis kelamin laki-laki, usia 28 tahun asal Bolaang Mongondouw Timur, memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. (*)






