Morut-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) kini tengah berbenah diri, terhitung sejak 13 Januari 2025 Badan yang berorientasi pada masalah kebencanaan dan tanggap darurat tersebut, telah memfungsikan bangunan Work Shop mereka sekaligus menjadi kantor yang definitif.
Kepala BPBD Morut, Delfia Parenta ST, kepada media ini, Rabu (19/02/2025), menjelaskan, sebelumnya BPBD Morut berkantor di fasilitas milik Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kata dia, dengan berdirinya Work Shop sekaligus berfungsi sebagai kantor definitif BPBD Morut tersebut, diharapkan pelayan publik kepada masyarakat bisa berjalan lebih maksimal lagi.
“Sumber pembiayaan bangunan Work Shop ini, berasal dari APBD Morut TA 2024 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 2 milyar, ” jelas Delfia.
Delfia mengatakan, untuk lebih mengefektifkan dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya juga memberlakukan jam piket malam bagi para pegawai yang ada dilingkup BPBD Morut.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Semuanya itu kami lakukan, bertujuan untuk lebih memaksimalkan fungsi pelayanan publik BPBD Morut kepada masyarakat,” ujar Delfia Parenta. (NAL)







