SULUT – Pelaksanaan Pilkada Sulut 2020, mendekati akhir. Bila tak ada gugatan ke MK, penetapan pasangan calon (paslon) terpilih segera dilakukan.
Anggota Bawaslu Sulut Supriyadi Pangelu mengungkapkan, hingga tahapan rekapitulasi suara tingkat provinsi, pihaknya tidak menemukan aduan ataupun pelanggaran berarti.
“Ada sejumlah catatan yang kami berikan, termasuk klarifikasi atas sejumlah aduan. Tetapi secara menyeluruh kami belum menemukan pelanggaran yang sifatnya substantif,” ungkap dia, semalam.
Dia memastikan pihaknya kooperatif bila nanti dimintai keterangan dalam persidangan. Jika memang ada gugatan yang dilayangkan terhadap hasil Pilkada oleh salah satu paslon.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
“Kami sudah memberikan pembinaan kepada jajaran semua. Relatif siap. Karena sejauh ini pengawasan sudah kami lakukan secara maksimal,” tutur dia.
Apresiasi pun diberikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyelenggarakan Pilkada di Sulut.
“Mulai dari KPU, Pemprov, Polda dan semua stakeholder terkait. Pilkada kali ini terbilang sukses dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19,” tukasnya. (***)







