Inzert : Wabup Morut H. Djira
Kolonodale – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara telah menurunkan tim untuk melakukan pertolongan dan memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banji di Bungku Utara.
“Tadi sore tim BPBD yang beranggotakan delapan orang sudah menuju Bungku Utara,” kata Muhlis Sakaria, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Konstruksi BPBD Morut yang dihubungi di Kolonodale, Kamis (28/7) malam.
Menurut Muhlis, tim ini membawa logistik serta peralatan-peralatan penyelamatan untuk menolong para korban.
Muhlis mengaku belum memiliki data mengenai jumlah korban banjir di Kecamatan Bungku Utara tersebut.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Sumber lain menyebutkan bahwa banjir yang terjadi sejak Kamis pagi itu melanda tiga desa yakni Desa Kalombang, Uemasi dan Tambarobone.
Banjir menggenangi permukiman penduduk dan juga areal persawahan dan perkebunan warga. Sampai Kamis malam, tidak ada laporan soal korban jiwa.
Sementara itu Wakil Bupati Morut H. Djira telah menelepon Camat Bungku Utara untuk memantau dampak banjir dan memberikan petunjuk tentang upaya-upaya yang harus dilakukan jajaran pemerintah dalam membantu para korban.
“Saya minta camat dan aparat di Bungku Utara terus memantau kondisi penduduk yang terdampak banjir,” ujar Djira saat menelepon Camat Bungku Utara.
Wabup juga menelepon Camat Mamosalato agar bersiaga menghadapi kemungkinan terjadi banjir atau bencana alam lainnya terkait musim hujan yang sedang melanda Morowali Utara.
Banjir di Bungku Utara tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu 27 Juli 2022. (*/John)








