Pohuwato-Guna mengetahui sejauh mana langkah-langkah yang telah ditempuh dan dilakukan serta untuk memahami segala kendala yang ditemui di lapangan, berikut untuk membenahi segala apa yang menjadi permasalahan terkait suplai air bersih pasca bencana banjir yang melanda wilayah barat Kabupaten Pohuwato tepatnya di Kecamatan Popayato Gorup. Maka, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta untuk dapat mengidentifikasi kondisi di lapangan.
Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa usai melakukan rapat dengan Dinas PUPR, Dinas Sosial, BPBD, dan Perumda Tirta Moolango, di Meeting Room Kantor Bupati, Rabu (26/4/2023).
Menurut Suharis, banjir bandang dan angin puting beliung yang melanda beberapa desa di wilayah barat Kabupaten Pohuwato mengakibatkan kerusakan rumah, jalan, fasilitas umum, dan infrastrukur.
“Sekarang ini ada suplai air bersih dari Dinas Sosial, kemudian dari BPBD dan PDAM. Tapi, itu tidak mungkin seterusnya mereka menyuplai air kesana, karena keterbatasan anggaran”, jelas Wabup Suharsi.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
Olehnya itu, dalam menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan melakukan langkah-langkah konkrit dalam percepatan perbaikan untuk membantu air bersih bagi warga terdampak.
“Penanganan sementara ini, kita buatkan sumur suntik atau minimal ada sumur warga yang bisa ditarik dengan mesin dap. Kalaupun tidak bisa, kita akan pasang hidran (alat penghubung untuk bantuan darurat, (red) yang 1000 liter, sehingga ketersediaan air bagi warga terpenuhi”, katanya.
Ditambahkan Suharsi, langkah pemerintah daerah sementara itu dulu, sambil di sana kita minta percepatan perbaikan. Tapi, melihat kondisi yang ada, tidak bisa satu atau dua bulan ini, namun kita akan tetap berupaya, siapa tau bisa secepatnya tertangani. Demikian juga rumah-rumah warga yang terdampak puting beliung, insyaallah kita akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk penanganannya. (*/Has)








