Manado-Dalam rangka membahas perkembangan proses penggunaan lahan untuk pembangunan Lanud Sam Ratulangi, Tim Aset Lanud Sam Ratulangi mengadakan audiensi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Daerah (PUPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Manado. Jumat (7/7/2023).
Kedatangan Tim Aset tersebut disambut Plh. Kadis PUPRD Provinsi Sulawesi Utara Deicy Paath, S.T., M.Si., beserta staf di Ruang Rapat Kantor Dinas PUPRD.
“Terima kasih atas penyambutan yang sangat hangat kepada kami beserta tim, dan harapannya audiensi ini dapat membantu percepatan proses pembangunan karena ada beberapa hal yang harus dikoordinasikan,” ujar Kolonel Kal Heru Prasetyo selaku Kadislog Lanud Sam Ratulangi.
Hal tersebut sangat penting, lanjut Kadislog Lanud Sam Ratulangi, agar apabila proses pembangunan sudah berjalan tidak terjadi permasalahan dikemudian hari. Melalui kegiatan ini, dapat menjadi sarana bertukar pikiran dan berdikusi guna menambah informasi bagi tim aset Lanud Sam Ratulangi dalam menentukan langkah selanjutnya.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Pada kesempatan itu, Plh. Kadis PUPRD menyampaikan bahwa pada dasarnya pembangunan aset sudah mendapatkan persetujuan pemerintah dan terkait pengurusan pembebasan lahan dari Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertahanan Daerah (Disperkimtan) Provinsi Sulawesi Utara.
Lanjut dikatakan bahwa Dinas PUPRD Provinsi Sulawesi Utara tentunya akan berupaya membantu dan memfasilitasi apabila terdapat kendala.
“Untuk rencana pembangunan Lanud Sam Ratulangi, sebenarnya sudah ada kesesuaian ruang atau persetujuan KKPR dari Kementerian ATR/BPN, selanjutnya harus mendapat persetujuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan kemudian proses persetujuan pembangunan gedung,” ujar Kasie Pembangunan Tata Ruang PUPRD Bapak Soemitro Mileh, S.T.
Berkaitan dengan pembangunan, lanjutnya, sebenarnya sudah tidak ada masalah di Dinas PUPRD, sehingga pembebasan lahan yang diadakan oleh Disperkimtan Provinsi Sulawesi Utara dapat terus dijalankan.
Sementara itu, Kadisops Lanud Sam Ratulangi, Letkol Pas Togap Hasibuan yang turut hadir mendampingi tim aset mengatakan bahwa dengan berjalannya proses pengadaan tanah tersebut diantaranya akses jalan menuju apron Lanud Sam Ratulangi akan memberikan kemudahan bagi dukungan pelaksanaan operasi penerbangan. (*/Mal)







