Morut-Babinsa Koramil 1311-03/Petasia, Sertu Pamilu, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya.
Anggota Babinsa melaksanakan pendampingan pemeliharaan kebun jagung milik Arifin di Desa Mondowe, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Kebun jagung tersebut, memiliki luas areal sekitar 0,5 Ha, dan merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung program ketahanan pangan secara Nasional.
Sertu Pamilu, mengatakan, pendampingan tersebut melibatkan Babinsa dalam berbagai aspek pemeliharaan kebun jagung, mulai dari penyiangan, pemupukan, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman.
- Wali Kota Tomohon Temui Kepala BPOM RI, Bahas Dukungan untuk TIFF 2026 dan Usulan Pembangunan Laboratorium BPOM
- Diduga Langgar Kesepakatan, Warga Tanjung Merah Bakar PT Futai, Polisi Pasang Police Line
- Wawali Tomohon dan Staf Khusus Presiden Bahas Penguatan UMKM, Ekonomi Digital, dan Sektor Unggulan Daerah
Kata dia, pendampingan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan hasil panen yang optimal, tetapi juga untuk memberikan edukasi dan bimbingan tehknis kepada para petani setempat.
“Bersama-sama dengan masyarakat, kami berusaha untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah. Melalui pendampingan ini, kami berharap bisa membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di Mondowe,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik kebun jagung, Arifin, menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tersebut.
Menurutnya, kehadiran Babinsa sangat membantu dalam mengatasi berbagai kendala tehknis yang sering dihadapi para petani.
“Kami berterima kasih atas bantuan dan pendampingan dari Babinsa. Dengan adanya dukungan ini, kami menjadi lebih termotivasi dan optimis untuk mengembangkan usaha pertanian kami,” ungkapnya.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh jajaran Koramil 1311-03/Petasia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakat dan memastikan tersedianya bahan pangan yang cukup dan berkualitas di wilayah tersebut. (Hms Kodim/NAL)








