Minahasa – Program Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Oktavia Roring, M.Si. IPU. ASEAN. ENG bersama Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Mikro, rupanya belum di terapkan dengan sungguh-sungguh oleh Camat Eris Hendrik Lombogia, S.Sos.
Pasalnya, sejak di terapkannya PPKM oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, Pihak kecamatan di sinyalir belum pernah melakukan rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Kecamatan (Forkopika) dan pelaksanaan penyuntikan vaksin bagi warganya.
Ketua Aliansi Wartawan Minahasa Jeffry Uno, meminta Bupati Royke Oktavian Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey untuk mengevaluasi kinerja Camat Eris yang tidak menggubris Surat Edaran nomor 100/159. Prihal antisipasi penyebaran covid 19 dan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara nomor 440/21.4150/seker, dan Dinas kesehatan dalam mengantisipasi peningkatan covid – 19.
“Disinyalir Pihak Kecamatan belum pernah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopika, dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 melalui PPKM, sehingga hal ini tentunya tidak menjalankan apa yang program Bupati dan Wakil Bupati,” Ujar Uno.
- Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah, Plt. Bupati Heronimus Makainas Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
- KMP Fery Dolosi Off Jumat 31 Juli 2026, Amos : Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi di Akun Facebook Dishub Morut
- Hadiri Pengarahan Tenaga Ahli Kementerian ATR/BPN RI, Zaldi Amir : Kantah ATR/BPN Morut Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Bahkan lebih miris lagi kata Wartawan senior ini, pihak kecamatan juga tidak memiliki data berapa banyak warga yang sudah menerima Vaksinasi. ” Saat di tanya berapa banyak warga yang sudah di vaksin, oknum Camat hanya mengatakan tidak tau,” Ucap Uno. (Ronny)






