Bitung, Redaksisulut – Salah satu Aktivis Kota Bitung, Rocky Oroh angkat bicara mengenai pernyataan salah satu Anggota DPRD Kota Bitung yang mengatakan bahwa terlalu banyak provokator ditengah upaya pemerintah Kota Bitung menghadapi Pandemi Covid-19 atau Virus Corona.
Hal itu disampaikan Yondries E Kansil Anggota DPRD Kota Bitung pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bitung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) terkait evaluasi dan rencana pergeseran anggaran penanganan covid-19.
“Masyarakat saat ini tukang iri dan hanya cari cari kesalahan Pemerintah, tunjung pandai dan Provokator sudah terlalu banyak ditengah Masyarakat. Saya sampaikan jika ada pala dan RT yang melakukan pendataan yang tidak benar, laporkan kepada saya. Saya pastikan sekarang juga dia dipecat”. Kata Yondries yang juga merupakan anggota Fraksi Partai NasDem.
Dengan adanya pernyataan tersebut, salah satu Aktivis Kota Bitung, Rocky Oroh angkat bicara, Selasa (28/4/2020) dimana kata dia seharusnya sebagai anggota DPRD Kota Bitung, Yondries harusnya berdiri bersama rakyat disaat rakyat membutuhkan bukan malah mengatakan masyarakat provokator.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
“Saudara Yondries sebagai anggota Dewan yang terhormat, kenapa menyalahkan masyarakat yang mempublikasikan fakta di lapangan terkait bantuan pemerintah yang tidak merata dan terkesan pilih pilih? Rakyat dibilang provokator. Bro waras ?. Ini massi bro bukan hoaks masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan”. Kata Rocky. (Wesly)






