Tahuna – Pemerintah kabupaten kepulauan Sangihe terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi tahun 2023. Salah satu yang giat yang sedang digalakan adalah program Mahi’e Mesuang (Mari menanam) yang di gagas Pj. Bupati kabupaten kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan.
Sebagai penjabaran program Mahi’e Mesuang itu, Pemerintah Kecamatan Manganitu mencanangkan program Gerakan Ketahanan Pangan (Getah Pangan) yang oleh Camat Julian Pesik SSTP dimulai sejak bulan Desember 2022 lalu.
Camat Pesik mengungkapakan program Getah Pangan sudah berjalan di beberapa desa dan Gereja, diantaranya Desa Kauhis, Desa Hiung, Jemaat GMIST Ebenhaezer Manganitu, Gereja Katolik Hati Kudus Bahoi serta beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Manganitu.
Saat melakukan sosialisasi di wilayah Kecamatan Manganitu, Sabtu (11/03/2023), Camat Pesik mengatakan program Getah Pangan tidak hanya sebagai langkah antisipasi kerawanan pangan, namun program tersebut juga dapat membantu peningkatan ekonomi serta dapat kembali membangkitkan gairah masyarakat dalam memanfaatkan lahan tidur.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Hal ini di lakukan bukan semata karena isu kerawanan pangan, tetapi juga akan bermanfaat pada kemandirian pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat ” ujar Pesik
Dalam upaya untuk menanggapi isu rawan pangan, serta dalam rangka mengedukasi masyarakat melalui kegiatan – ketahanan pangan didalamnya juga terkait peningkatan ekonomi masyarakat Camat Pesik berharap adanya dukungan dari semua pihak termasuk didalamnya pihak gereja.
“Kami sangat mengharapkan dukungan lintas sektor baik mitra kerja, pemerintah desa, unsur gereja serta unsur pendidikan,” ajak Pesik. (Yoss)








