Tomohon,–Ambil contoh dari Magelang, Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, Caroll Senduk dan Sendy Rumajar (CSSR) akan berencana meniru kebijakan retret yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto bagi kepala daerah terpilih.
Rencananya retret di Kota Tomohon akan diwajibkan bagi para pejabat eselon II dan III.
“Ke depan akan dilaksanakan program Retret, jadi semua pejabat harus ikut. Ini sangat penting,” tegas Wali Kota saat memimpin rapat perdana. Kamis (6/3/2025) di kantor Walikota Tomohon.
Menurutnya, keberadaan banyak lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di jajaran Pemkot Tomohon menjadi faktor pendukung bagi terselenggaranya retret kepemimpinan tersebut.
- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
Untuk lokasinya, kata Caroll sapaan akrabnya menyebut bahwa kita akan mencari lokasi yang strategis mungkin di Mako Rindam XIII/Merdeka.
“Namun, untuk lokasi yang di Rindam kita akan lakukan koordinasi terlebih dahulu,” tandas orang nomor satu di Kota Tomohon itu.
Inspirasi kegiatan ini datang dari retret kepala daerah yang ia ikuti di Magelang pada 21-28 Februari 2025 lalu. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga, termasuk mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kerja sama antara instansi vertikal maupun horizontal.(*)







