Tomohon,–Ambil contoh dari Magelang, Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, Caroll Senduk dan Sendy Rumajar (CSSR) akan berencana meniru kebijakan retret yang diterapkan oleh Presiden Prabowo Subianto bagi kepala daerah terpilih.
Rencananya retret di Kota Tomohon akan diwajibkan bagi para pejabat eselon II dan III.
“Ke depan akan dilaksanakan program Retret, jadi semua pejabat harus ikut. Ini sangat penting,” tegas Wali Kota saat memimpin rapat perdana. Kamis (6/3/2025) di kantor Walikota Tomohon.
Menurutnya, keberadaan banyak lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di jajaran Pemkot Tomohon menjadi faktor pendukung bagi terselenggaranya retret kepemimpinan tersebut.
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
- Open Turnamen Sepak Bola Danyon Cup 1 2026 Yonif TP 825/GWS Resmi di GelarOpen Turnamen Sepak Bola Danyon Cup 1 2026 Yonif TP 825/GWS Resmi di Gelar
- Kapolres Pohuwato Kecolongan atau Sengaja Tutup Mata?
Untuk lokasinya, kata Caroll sapaan akrabnya menyebut bahwa kita akan mencari lokasi yang strategis mungkin di Mako Rindam XIII/Merdeka.
“Namun, untuk lokasi yang di Rindam kita akan lakukan koordinasi terlebih dahulu,” tandas orang nomor satu di Kota Tomohon itu.
Inspirasi kegiatan ini datang dari retret kepala daerah yang ia ikuti di Magelang pada 21-28 Februari 2025 lalu. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga, termasuk mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kerja sama antara instansi vertikal maupun horizontal.(*)






