Alami Gangguan Jiwa, Lansia Ditemukan Tewas di Depan Pos Penjagaan Asrama Catnas

Manado – Warga Desa Tateli Satu Jaga I Kecamatan Mandolang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki laki. Setelah diidentifikasi mayat tersebut bernama Franky Lapian (59) warga Desa Koha Barat Jaga III Kecamatan Mandolang. Pria lanjut usia (lansia) ini ditemukan tak bernyawa di Pos Penjagaan Asrama Catnas AD. Senin (28/1) sekitar 06.20 Wita.

Menurut keterangan dari saksi bernama Serda Dodi Napulo yang adalah anggota Koramil 1309-04 Karombasan, mengatakan awalnya ia hendak mengikuti upacara di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) di Kelurahan Teling Atas Kecamatan Wanea. Namun saat berada di Pos Penjagaan Asrama Catnas, saksi melihat ada seseorang yang tergeletak tepat di depan pos dengan posisi terlentang.

Melihat hal tersebut, saksi langsung memberitahukannya ke Bhabinsa Tateli yakni Serka Eri Tampilang dan selanjutnya menghubungi pihak Polsek Pineleng. Tak lama kemudian, pihak dari Polsek Pineleng tiba dilokasi kejadian dan mencari informasi tentang identitas korban.

Sementara menurut keluarga korban yakni Serly Lapian (61), mengatakan kalau korban mengalami sakit gangguan jiwa sejak tahun 1970an saat sementara bersekolah di daerah Surabaya. Dan korban juga sudah turun dari rumah sejak hari sabtu 19 januari 2019 sekitar 18.00 Wita. Sejak saat itu juga keluarga korban sudah berusaha mencari korban, namun tak ditemukan.

“Kami kaget saat Hukum Tua Desa Koha Barat menelepon kepada keluarga korban tentang adanya penemuan jenazah meninggal dunia dengan ciri ciri yang zama dengan korban. Dan setelah di cek, ternyata benar kalau korban adalah keluarga kami,” ujar Serly.

Sementara itu, Kapolsek Pineleng AKP Arie Nayoan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, “Keluarga korban juga menjelaskan merelakan meninggalnya korban dan bersedia membuat pernyataan penolakan untuk dilakukannya otopsi,” pungkasnya. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment