Tomohon – Sebulan hidup di jalanan, bertahan hidup dengan cara tidur berpindah-pindah tempat Opa Rudolf Minggu akhirnya di evakuasi Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) ke rumah pribadinya yang terletak di kelurahan Kakaskasen Tiga Kecamatan Tomohon Utara, Senin (9/12/2019) pukul 20.15 wita.
Rasa prihatin dan iba timbul saat melihat postingan di media sosial facebook, SAS selesai mengikuti kegiatan ibadah langsung bergegas ke tempat beristirahat/tidur Opa Rudolf di seputaran Polsek Tengah yang terletak di kelurahan Kakaskasen.
Setelah sampai di tempat tersebut SAS menghampiri Opa Rudolf dan berkomunikasi serta mengajak untuk mengantarkan opa tersebut ke keluarganya, tapi di tolak dengan alasan anaknya hanya menyewa rumah dan dia tidak ingin menjadi beban dari keluarga anaknya sehingga dia (opa read) memilih untuk mencari tempat tinggal sendiri, kendati hanya tidur di emperan jalan.
Kepada media ini saat berada di lokasi dimana opa Rudolf beristirahat, SAS mengatakan bahwa ia merasa terpanggil untuk membantu opa Rudolf.
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
“Ayah dan ibu saya sudah tiada, melihat kondisi opa Rudolf sama halnya saya melihat orang tua saya, kebetulan ada rumah saya yang hanya di tempati beberapa orang dan saya pikir bisa menampung opa Rudolf, maka saya ajak dia untuk tinggal di rumah saya” kata SAS dengan mata berkaca-kaca.
Berlatar belakang sebagai mantan Nahkoda Opa Rudolf aktif berbahasa Inggris dan pinter bermain alat musik gitar.
Kepada wartawan Redaksisulut.com, Opa Rudolf menyampaikan sangat berterima kasih kepada pemerintah kota Tomohon khususnya ibu Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) yang peduli dan prihatin dengan keadaan saya, Tuhan telah mengutus ibu SAS untuk memberikan tumpangan tempat tinggal buat saya. Puji Tuhan, Puji Tuhan, trima kasih ibu SAS,” kata opa Rudolf. (Oma)








